Purnama jiyestha


“Om Swastyastu”

Pada hari senin keliwon uku wariga Purnama Jiyestha, di Pura Desa/Balai Agung Desa Pakraman Kulub dilaksanakan piodalan.

Dimana piodalan dimulai pada hari minggu dengan upacara nedunan. Selanjutnya di hari Purnama merupakan puncak upacara.

Dalam pelaksanaan upacara piodalan tidak luput di persembahan wayang, rejang dan Baris serta Tabuh yang mengiringi puncak Karya Pujawali.

Setelah selesai melaksanakan persembahyangan bersama, Ida Bhatara katur mesineb/ngeluhur. Dalam upacara penyineban, banten yang dihaturkan oleh para krama tidak diperkenankan dilungsur sebelum upacara penyineban tersebut selesai dilaksanakan.

“Om Shantih Shantih Shantih Om”

Puput

Iklan

Pujawali Purnama kelima


“Om Swastyastu”

Sasih kelima sukra paing ring purnama kelima, katurang pujawali karya kelima ring Pura Balai Agung Desa Pakraman Adat Kulub. Dudonan karya sampun kamargiang ring rahina anggara wage sasih kelima tanggal 31 oktober 2017. Sedurung nyane Ida Bethara katur ring Pura Ulun Suwi Desa  pakraman Adat Kulub. Ageng wali katur ring rahina Budha keliwon Dungulan. Ring rahina wrespati umanis Ida Bethara katur Lunga ring Pura Balai Agung. Ring Purnama kelima rahina sukra paing katur ageng pujawali karya ring Pura Balai Agung Desa Pakraman Kulub. Ring tengah lemeng sawetara galah 12:30 wengi Ida Bathara Katur mesineb. Punika taler,Dudonan pujawali ring purnama sasih kelima katur sampun puput. Astungkara malarapan antuk asung kertha wara nugraha Ida Hyang Widhi Wasa panjak sami, taler sejebag jagat Desa Pakraman Adat Kulub mangda setata santhi lan rahayu.

“Om santih,santih,santih Om”

Puput

Suksma katur

Purnama, Buda Keliwon Pahang


Pada hari ini, Rabu, 10 Mei 2017Purnama Jiyestha, Buda Keliwon Pahang Purnama Sasih Jiyestha Çaka 1939. 

Dilaksanakan karya pujawali di Pura Desa Pekraman Adat Kulub Ida Betara katur medal pada hari Selasa sehari sebelumnya dilaksanakan Upacara Pujawali ring sasih jiyestha. 

Dalam pelaksanaan Upacara Pukawali ini, pada pagi hari tadi telah dimulai yang berhubungan dengan Pujawali. Adapun rentetan Upacara yang dilaksanakan di Pura Dalem, Pura Catur Bhuawa dan mendak Dangsil. Dilanjutkan ke Pura Taman Suci di persembahkan tari Rejang dan Baris. 

Dalam Upakara kali ini, memiliki makna yang tersendiri karena Desa Pekraman Adat Kulub Lunga mendak Ida Betara ring Pura Penataran Desa Pekraman Saraseda Tampaksiring. Dan pengiring dari Desa Pekraman Saraseda maupun “Desa Pekraman Kulub ngiring Ida Betara (sesuwunan) ngiring melancaran, mececingak panjak Ida ring Kulub. Dumogi panjak Ida kepaica kerahayuan sareng sami tur panjak Ida Ring Desa Pekraman Adat Saraseda lan Desa Pekraman Adat Kulub presida Ngeraketang pasemeton riwekasan”

Sesudah Pajawali Purnama Kedasa selesai dilaksanakan di Desa Adat Kulub, Ida Betara ring Pura Penataran mewali ring Pura Penataran diiringi krama Desa Adat Kulub sampai tanggun carik.


Dan untuk kelanjutan upacara besok dilaksanakan pada jam 19:00 malam. 

NGAYAH…Yeh..To..ya..


Dalam kesempatan ini,  sebelumnya perlu kita garis bawahi artikel yang saya tulis adalah  tentang semangat “GOTONG ROYONG” dalam kontek “NGAYAH”. karena kami memiliki cerita yang berbeda dan perbedaan itu harus punya cerita. mengapa demikian…? Karena Itu adalah sifat yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan orang banyak.  Dan patut kita beri apresiasi yang setingi-tingginya. Kenapa…? Tidak banyak orang yang memiliki sifat dan  rasa “SEMANGAT NGAYAH”  karena pengertian ngayah tidaklah mengharapkan imbalan atau upah yang harus  dibayarkan.

Ini adalah salah satu potrek kehidupan yang dilakoni oleh “SEKHAA YEH” BR. KULUB beserta jajarannya yang memiliki SEMANGAT NGAYAH yang patut di apresiasi yang setingi-tingginya. Dan itu telah dilakukan dari jaman sebelumnya dan telah RE-Generasi untuk memenuhi kebutuhan akan AIR di Br.Kulub khususnya. Dan tentu dari generasi ke generasi telah terjadi banyak perubahan yang signifikan dan telah dapat memenuhi kebutuhan akan AIR bahkan lebih dari cukup. Dan harapannya selain dapat memenuhi kebutuhan akan AIR juga bisa mengelola dari apa yang telah diperoleh. Karena pengelolaan itu akan terus berjalan secara berkelanjutan baik pengelolaan maintenance yang perlu dipersiapkan dengan matang. Karena maintenance adalah resiko atau kerusakan  yang terjadi  dan perlu biaya perawatan serta harus ditangani secepatnya.

Biaya perawatan dan penanganan kerusakan harus bisa diprediksi dan dipersiapkan sebelum resiko itu datang ibarat bencana alam yang tidak dapat diprediksi sebelumnya walaupun bisa dicatat jam dan waktunya namun setelah bencana itu terjadi. Begitupula apa yang telah terjadi pada mesin air  SEKAA YEH karena kerusakan bisa terjadi kapan saja dan kita harus bisa memaklumi karena kita berhubungan dengan mesin.

Dengan sigap dan siaga 1 prajuru SEKHAA YEH BR.KULUB bisa mengatasi kerusakan tersebut. Itu adalah prestasi yang membanggakan dan kita patut apresiasi yang setinggi-tingginya.

“ULIAN JENGAH SEMANGAT NGAYAH PRAJURU SEKHAA YEH BR.KULUB yang tak pernah PADAM”

mesin-1 mesin-3mesin-2

Yeh..To..ya.. dalam bahasa bali adalah Air. Tidak bisa kita bayangkan kalau di dalam kehidupan kita tidak ada Air. Karena Air merupakan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi setiap saat dalam kehidupan kita.

 SUKSMA PING BANGET MAJENG PRAJURU SEKHAA YEH BR.KULUB DUMOGI RAHAYU SARENG SAMI

nunas ampura yening wenten artikel tiang nenten manut ring arsa semeton tityang sareng sami.

suksma

Rejang Tebog


rejang-tebog-2Rejang Tebog ini di percaya ajang mencari jodoh para rejang dan baris berderet sesuai barisan dan berputar sebanyak 3 kali sesuai arah sebelah kiri kekiri dan sebelah kanan kekanan.
Dan berhenti di hitungan ke 3 kali putaran dan berhadapan ke rejang yang notabene adalah para wanita yang diiringi dengan gamelan tetabuh sekha Gong. Dan riuh suryak dan ketawa pun pecah disaat mereka mengetahui pasangannya dan mungkin sebelumnya mereka telah menjalin asmara pertunangan.
rejang-tebog-1Lalu para baris menari dan para rejang memberi tebog yang telah dibawa sebelumnya. Kemudian para Baris menarikan Tebog tersebut.